Dulu Jual Baju di Supermarket, Kini Jadi Raja Baju Dunia

Tadashi Yanai

Tadashi Yanai, miliarder pendiri Uniqlo, didaulat sebagai orang terkaya di Jepang. Namun, beberapa tahun ke belakang kekayaannya kian menurun. Kekayaan bersihnya pada Senin (17/4/2023) mencapai $36,4 miliar atau Rp538,1 triliun. turun US$845 juta (2,27%) setara Rp12,3 triliun hanya dalam waktu semalam.

Mengutip Businessinsider.com, Orang-orang terkaya Jepang telah kehilangan hampir sepertiga dari kekayaan kolektif mereka sejak tahun lalu karena kenaikan harga energi dan komoditas, serta gangguan rantai pasokan.

Padahal, perjuangan Yanai dalam mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya tidak main-main. Dikutip dari Therichest.com, Awal karier Tadashi Yanai jauh dari kata glamor.

Pengusaha Jepang ini ‘tercebur’ menjadi penjual pakaian pria dan peralatan dapur di supermarket Jusco atas desakan ayahnya, dan akhirnya keluar dari perusahaan hanya dalam waktu satu tahun.

Setelah pengunduran dirinya, Tadashi berada di jalan buntu tangga karirnya. Ia pun bergabung dengan bisnis ayahnya. Ternyata, pilihannya ini jadi batu loncatannya untuk menuju kesuksesan.

Di perusahaan ritel ayahnya, Tadashi mulai menikmati bidang pekerjaannya, dan berambisi untuk menjual pakaian. Ide ini yang memantik penciptaan gudang pakaian Uniqlo pertama pada tahun 1984.

Tadashi merencanakan pendirian Uniqlo dengan membawa sistem ‘rantai pakaian kasual buatan massal’ yang berasal dari Amerika ke Jepang. Ia mengaku terinspirasi dari beberapa rumah mode ternama seperti Benetton, Gap, dan bahkan Esprit.

Singkat cerita, portofolio produk Uniqlo pun berhasil menjaring konsumen yang luas. Akibatnya, perusahaan pakaian mencapai kesuksesan yang monumental.

Melansir CNBC.com, Perusahaan melaporkan penjualan US$13,7 miliar pada tahun 2015. Setelah membukukan kesuksesan tersebut, Tadashi berambisi melipatgandakan penjualan menjadi $40,8 miliar pada tahun 2020 dan menjadi peritel pakaian global teratas.

Tadashi sendiri tercatat sebagai CEO dari Fast Retailing Co, melalui perusahaan ini Tadashi bisa memiliki merek pakaian Uniqlo yang sudah mendunia.

Bukan cuma Uniqlo, beberapa merek ternama juga berada di bawah kendali perusahaannya. Mulai dari Theory, Helmut Lang, K Brand, hingga GU.

Sederet penghargaan pun sudah diraih oleh Tadashi. Pada tahun 2012, pria ini masuk dalam daftar 50 orang paling berpengaruh versi majalah Bloomberg Markets.

Dia juga telah dianugerahi penghargaan retailer internasional pada tahun 2010 dari National Retail Federation di AS. Institut Manajemen Sanno juga memilih Tadashi sebagai presiden perusahaan terbaik pada tahun 2009.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*